Berbagai masalah rambut yang tidak kalah sering terjadi adalah ketombe. Rambut berketombe menimbulkan rasa tidak nyaman, apalagi ketombe memberi kesan bahwa kamu memiliki rambut yang jorok. Padahal masalah ketombe bukan hanya karena kurangnya kebersihan saja. Ada masalah lain seperti penyakit kulit atau karena hormon.

Rambut berketombe adalah kondisi di mana munculnya serpihan-serpihan kulit kepala yang terkelupas dan berminyak. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, diyakini para pria lebih banyak mengalami masalah rambut berketombe yang disebabkan oleh hormon.

Perbedaan Ketobe dan Kulit Kepala Kering (Dry Scalp)

Mungkin saat ini kamu sedang ragu dengan masalah rambut yang sedang kamu alami apakah merupakan kulit kepala kering (dry scalp) atau berketombe. Karena keduanya memiliki tanda-tanda yang serupa. Jika diperhatikan lagi, beberapa perbedaan kulit kepala kering dan berketombe dapat mudah dibedakan.

Yang pertama adalah dari bentuk serpihan putih yang muncul. Pada kulit kepala berketombe, serpihan yang muncul berukuran lebih besar, bersisik dan berwarna agak kekuningan hingga putih.

Berbeda dengan kulit kepala kering yang berwarna putih, berukuran lebih kecil dan ringan. Ketombe juga memberikan kesan berminyak dan lengket saat disentuh, sedangkan kulit kepala kering tidak berminyak dan serpihan putihnya mudah jatuh ke pakaian. Kedua masalah rambut ini menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman.

Baca juga: Berbagai Masalah Rambut pada Pria dan Solusinya

Ciri-Ciri Rambut Berketombe

Seperti yang sudah Ladies and Gentlemen ketahui, ciri-ciri rambut berketombe mirip dengan kulit kepala kering. Munculnya serpihan putih hingga kekuningan dan menimbulkan kesan berminyak, terasa gatal, dan terkadang kulit kepala radang, dan menimbulkan rasa kering pada kulit kepala.

Penyebab Rambut Berketombe

Lalu, mengapa ketombe dapat muncul? Penyebab kulit kepala berketombe bisa dilihat dari kondisi kulit kepala. Lain orang, lain pula penyebabnya. Agar lebih detail, silahkan lihat penyebab rambut berketombe di bawah ini.

Jarang keramas

Keramas adalah cara membersihkan rambut dari kotoran, debu atau sel kulit mati itu sendiri. Frekuensi keramas tergantung pada jenis rambut. Jika Ladies and Gentlemen memiliki rambut yang berminyak, tentu frekuensi keramas akan lebih banyak dibanding dengan orang lain yang memiliki jenis rambut dan kulit kepala yang  kering. Perhatikan kondisi rambut kamu. Jika kamu pemilik rambut kering namun aktivitasmu membuat rambutmu selalu terpapar polusi dan debu, sebaiknya coba untuk menyesuaikan frekuensi keramas agar rambut kamu selalu bersih dan mencegah terjadinya ketombe.

Ada banyak sisa residu produk rambut

Menggunakan produk rambut memang sangat membantu Ladies and Gentlemen, mulai dari styling atau menutrisi batang rambut. Sudahkah Ladies and Gentlemen membersihkan rambut dengan baik? Jika tidak dibersihkan dengan baik tentu akan menyebabkan ketombe pada kulit kepala. Produk-produk berbentuk gel  yang lebih kental akan sulit untuk dibersihkan, jadi pastikan tidak ada sisa produk yang tertinggal pada rambut sehingga menimbulkan ketombe.

Penyakit Kulit

Kamu sudah merasa benar dan telaten membersihkan rambut tetapi masih muncul ketombe? Tidak hanya karena kurang bersihnya rambut kamu, penyebab lain dari ketombe bisa jadi karena penyakit kulit. Dermatitis seboroik  dan jamur Malassezia pada kulit kepala juga dapat membuat rambut berketombe. Konsultasikan dengan yang ahli agar kamu mendapat penanganan yang tepat. 

Cara Mengatasi Rambut Berketombe

 Jika kamu sudah mencari tahu penyebab mengapa masalah ketombe muncul, saatnya mengetahui bagaimana sih cara mengatasi rambut berketombe? Beberapa cara ini dapat kamu coba mulai dari ketombe ringan hingga parah atau karena penyakit kulit.

Menjaga kebersihan rambut dengan keramas yang benar

Bersihkan rambut dengan keramas

Ketombe yang disebabkan oleh minyak alami rambut dapat diatasi dengan menjaga kebersihan rambut. Atur frekuensi keramas kamu sesuai dengan jenis rambut agar rambut tidak kering atau terlalu berminyak. Pastikan kamu membersihkan rambut dengan baik dan tidak ada sisa produk yang tertinggal pada rambut atau kulit kepala. Sama halnya ketika kamu menggunakan produk perawatan rambut yang lain seperti cream, gel atau produk styling rambut yang lainnya., jangan biarkan terlalu lama sehingga menimbulkan ketombe. Dan untuk aktivitas di luar, usahakan lindungi rambut kamu dari polusi dan debu ya.

Menggunakan shampo anti-ketombe

Menggunakan shampo anti-ketombe

Untuk jenis ketombe yang moderat, sebaiknya kamu menggunakan shampo anti-ketombe untuk mengatasinya. Namun memilih shampo untuk mengatasi ketombe yang aman digunakan untuk pemilik rambut keriting memang susah-susah gampang, mengingat produk shampo anti-ketombe yang banyak dijual di pasaran rentan membuat rambut menjadi kering.

Baca juga:

Padahal, meskipun kulit kepala membutuhkannya namun batang rambut juga harus tetap terjaga kelembabannya. Cara agar rambut keriting kamu tetap lembab adalah tetap gunakan shampo berbahan alami dan bebas dari kandungan sulfate. Meskipun agak susah mendapatkannya, dan tentu tidak tersedia banyak di toko-toko terdekat, gunakanlah media online untuk mendapatkan shampo yang lebih aman.

Berjemurlah di pagi hari

matahari pagi dapat membantu kamu terbebas dari masalah ketombe.

Wah, ternyata ada cara mudah mengatasi ketombe. Selain memberikan vitamin D yang baik untuk tulang, matahari pagi dapat membantu kamu terbebas dari masalah ketombe. Dengan sinar ultraviolet pada pagi hari, berjemurlah selama 3-5 menit. Sinar ultraviolet dapat membantu kulit kepala menghilangkan minyak berlebih.

Perlu diperhatikan sebaiknya berjemur pada pagi hari saja, karena sinar matahari pada siang hari justru akan membuat rambut menjadi kering, kusam dan berubah warna menjadi kemerahan. Yah, ketombe hilang tapi muncul masalah rambut baru. Jangan ya, Ladies and Gentlemen.

Mengelola stress

mendengarkan musik untuk mengelola stress

Apa hubungannya dengan stres? Ladies and Gentlemen, ternyata ada juga loh hubungannya dengan kesehatan psikis. Apa hubungannya? Ketika kamu merasa lelah, kecapaian atau stress, daya tahan tubuh kamu akan menurun. Sehingga tubuh kamu tidak dapat melawan iritasi kulit kepala. Hal ini yang akan menyebabkan gejala ketombe seperti gatal, berminyak dan muncul serpihan putih. Kelola stress dengan meluangkan waktu untuk hobi, bersama orang-orang terkasih atau sekedar menikmati waktu sendiri dan beristirahat.

Membiasakan gaya hidup sehat

Membiasakan gaya hidup sehat

Mengetahui bahwa kesehatan psikis ternyata berpengaruh pada kulit kepala juga, maka perlu lebih diperhatikan lagi untuk kesehatan fisik. Lakukan olahraga rutin untuk kesehatan tubuhmu. Selain itu bisa menjadi alternatif juga kan untuk mengelola stress dengan olahraga. Jaga asupan makanan yang sehat, perhatikan sayur-sayuran, buah dan vitamin agar daya tahan tubuh kuat. Jangan ketinggalan air putih ya Ladies and Gentlemen. Air putih merupakan 70% bagian tubuh kita, jadi pastikan kebutuhan air putih kamu tercukupi.

Konsultasikan ke dengan dokter spesialis

konsultasi rambut berketombe dengan dokter

Jika beberapa cara sudah kamu lakukan namun tidak membuahkan hasil dan ketombe yang muncul semakin parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit. Apalagi jika gejala yang dialami sudah sangat mengganggu seperti gatal, kemerahan dan muncul rasa terbakar pada kulit kepala. Kemungkinan terdapat penyakit kulit dermatitis seboroik atau jamur Malassezia.  Yang ini jangan ditunda la Ladies and Gentlemen agar kamu mendapat penanganan yang tepat.

Baca juga: 8 Cara Merawat Kulit Kepala untuk Rambut yang Sehat

Penutup

Itulah beberapa penyebab ketombe dan cara mengatasinya. Sebaiknya segera atasi meskipun hanya ketombe ringan. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, lama-kelamaan ditakutkan akan semakin parah dan sulit untuk mengatasinya. Tapi jangan dibawa stress ya, tetap olah stress juga jaga asupan makanan dan minuman kamu Ladies and Gentlemen.